TATA CARA BERWUDHU DAN DOA YANG BENAR SESUAI SUNNAH Penulis : Penata Muda TK. I Sonny Maramis Mingkid Aparatur Sipil Negara (ASN) Mabes Polri
TATA CARA BERWUDHU DAN DOA YANG BENAR SESUAI SUNNAH
Penulis : Penata Muda TK. I Sonny Maramis Mingkid
Aparatur Sipil Negara (ASN) Mabes Polri
PENDAHULUAN
Dalam ajaran Islam, kebersihan merupakan bagian penting dari keimanan. Salah satu bentuk penyucian diri yang sangat utama sebelum melaksanakan ibadah sholat adalah wudhu. Wudhu bukan hanya sekadar membasuh anggota tubuh dengan air, melainkan juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan persiapan lahir maupun batin sebelum menghadap-Nya dalam sholat.
Sholat yang dikerjakan tanpa wudhu yang sah tidak akan diterima. Oleh karena itu, setiap muslim wajib memahami tata cara berwudhu yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Kesalahan kecil dalam wudhu dapat menyebabkan tidak sahnya sholat seseorang. Maka dari itu, mempelajari ilmu tentang wudhu menjadi kewajiban penting bagi setiap muslim dan muslimah.
Wudhu memiliki hikmah yang sangat besar. Selain membersihkan tubuh dari kotoran dan hadas kecil, wudhu juga membersihkan dosa-dosa kecil yang dilakukan oleh anggota tubuh. Ketika seseorang membasuh wajah, tangan, kepala, dan kaki dengan niat ibadah kepada Allah SWT, maka dosa-dosa kecil akan berguguran bersama tetesan air wudhu tersebut.
Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu lalu membasuh wajahnya, maka keluarlah dari wajahnya setiap dosa yang dilakukan oleh kedua matanya bersama air atau bersama tetesan air terakhir. Ketika ia membasuh kedua tangannya, keluarlah setiap dosa yang dilakukan kedua tangannya bersama air atau bersama tetesan air terakhir. Ketika ia membasuh kedua kakinya, keluarlah semua dosa yang dilakukan kedua kakinya bersama air atau bersama tetesan air terakhir, hingga ia keluar dalam keadaan bersih dari dosa.”
(HR. Muslim)
Karena pentingnya wudhu dalam kehidupan seorang muslim, maka sangat diperlukan pemahaman yang lengkap, rinci, dan benar mengenai syarat, rukun, sunnah, doa, tata cara, hingga hal-hal yang membatalkan wudhu sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
PENGERTIAN WUDHU
Secara bahasa, wudhu berarti:
- Bersih
- Indah
- Cerah
Sedangkan menurut syariat Islam, wudhu adalah:
Membersihkan anggota tubuh tertentu dengan air suci dan mensucikan untuk menghilangkan hadas kecil sebagai syarat sah ibadah tertentu seperti sholat, thawaf, dan membaca Al-Qur’an menurut sebagian ulama.
Wudhu merupakan ibadah yang memiliki aturan khusus yang harus dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
DASAR HUKUM WUDHU DALAM AL-QUR’AN
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Ma’idah ayat 6:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai siku, dan sapulah kepalamu dan basuhlah kakimu sampai kedua mata kaki...”
(QS. Al-Ma’idah: 6)
Ayat ini menjadi dasar utama kewajiban berwudhu sebelum melaksanakan sholat.
HUKUM BERWUDHU
Hukum wudhu adalah:
1. Wajib
Dilakukan sebelum:
- Sholat wajib
- Sholat sunnah
- Thawaf
- Menyentuh mushaf Al-Qur’an menurut sebagian ulama
2. Sunnah
Dilakukan untuk:
- Sebelum tidur
- Sebelum membaca Al-Qur’an
- Sebelum berdzikir
- Setelah marah
- Setelah makan
- Sebelum mandi wajib
- Sebelum bepergian
SYARAT SAH WUDHU
Agar wudhu menjadi sah, terdapat beberapa syarat yang wajib dipenuhi:
1. Beragama Islam
Orang yang bukan muslim tidak sah wudhunya karena wudhu termasuk ibadah.
2. Tamyiz
Artinya sudah dapat membedakan yang baik dan buruk.
3. Menggunakan Air Suci dan Mensucikan
Air harus:
- Bersih
- Tidak najis
- Tidak berubah warna, rasa, dan bau karena najis
Contohnya:
- Air hujan
- Air sumur
- Air sungai
- Air laut
4. Tidak Sedang Berhadas Besar
Orang junub wajib mandi besar terlebih dahulu.
5. Tidak Ada Penghalang Air
Kulit anggota wudhu tidak boleh tertutup:
- Cat
- Lem
- Kutek
- Tinta tebal
- Lilin
Karena air harus mengenai kulit secara langsung.
6. Mengetahui Tata Cara Wudhu
Harus memahami:
- Mana yang wajib
- Mana yang sunnah
RUKUN WUDHU
Rukun wudhu adalah bagian wajib yang tidak boleh ditinggalkan.
1. Niat
Niat dilakukan ketika mulai membasuh wajah.
Lafadz Niat Wudhu:
Nawaitul wudhuu-a lirof’il hadatsil ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa
Artinya:
“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah Ta’ala.”
2. Membasuh Wajah
Batas wajah:
- Dari tempat tumbuh rambut kepala sampai dagu
- Dari telinga kanan sampai telinga kiri
3. Membasuh Kedua Tangan Sampai Siku
Termasuk siku wajib terkena air.
4. Mengusap Sebagian Kepala
Minimal sebagian kepala terkena usapan air.
5. Membasuh Kedua Kaki Sampai Mata Kaki
Termasuk mata kaki wajib dibasuh.
6. Tertib
Dilakukan berurutan sesuai perintah syariat.
SUNNAH-SUNNAH WUDHU
Berikut sunnah yang dianjurkan:
1. Membaca Basmalah
“Bismillaahirrahmaanirrahiim”
2. Membasuh Telapak Tangan
Dilakukan sebelum memulai wudhu.
3. Bersiwak atau Menggosok Gigi
Agar mulut bersih.
4. Berkumur-kumur
Dilakukan tiga kali.
5. Membersihkan Lubang Hidung
Menghirup air lalu mengeluarkannya.
6. Mendahulukan Anggota Tubuh Sebelah Kanan
7. Mengusap Seluruh Kepala
8. Membersihkan Telinga
9. Menyela Jari Tangan dan Kaki
10. Mengulangi Basuhan Tiga Kali
11. Menghadap Kiblat
12. Berdoa Setelah Wudhu
TATA CARA BERWUDHU SESUAI SUNNAH
1. Membaca Basmalah
Sebelum memulai wudhu membaca:
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
2. Mencuci Kedua Telapak Tangan
Dilakukan sebanyak tiga kali sampai pergelangan tangan.
Tujuannya:
- Membersihkan tangan sebelum menyentuh anggota wudhu lainnya.
3. Berkumur-kumur
Dilakukan tiga kali sambil membersihkan mulut dan gigi.
Hikmah:
- Membersihkan mulut
- Menyegarkan nafas
- Menyiapkan diri membaca Al-Qur’an
4. Membersihkan Lubang Hidung
Dilakukan tiga kali.
Caranya:
- Menghirup air ke hidung
- Mengeluarkannya kembali
Hikmah:
- Membersihkan saluran pernafasan
5. Membaca Niat Wudhu
Niat dilakukan dalam hati bersamaan saat membasuh wajah.
Lafadz:
Nawaitul wudhuu-a lirof’il hadatsil ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa
Artinya:
“Aku berniat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah Ta’ala.”
6. Membasuh Wajah
Dilakukan tiga kali.
Pastikan seluruh wajah terkena air:
- Dahi
- Pipi
- Dagu
Bagi laki-laki berjenggot tebal dianjurkan menyela jenggot.
7. Membasuh Kedua Tangan Sampai Siku
Dilakukan tiga kali dimulai dari tangan kanan.
Pastikan:
- Air merata
- Tidak ada bagian kering
8. Mengusap Kepala
Dilakukan satu kali.
Cara sunnah:
- Mengusap dari depan kepala ke belakang lalu kembali ke depan.
9. Membersihkan Kedua Telinga
Dilakukan dengan air bekas usapan kepala.
Cara:
- Jari telunjuk membersihkan bagian dalam telinga
- Ibu jari membersihkan bagian luar
10. Membasuh Kedua Kaki Sampai Mata Kaki
Dilakukan tiga kali dimulai kaki kanan.
Pastikan:
- Sela-sela jari kaki terkena air
- Mata kaki dibasuh sempurna
DOA SETELAH WUDHU
Setelah selesai wudhu dianjurkan membaca doa:
Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriin.
Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci.”
KEUTAMAAN BERWUDHU
1. Menghapus Dosa
Setiap tetesan air menghapus dosa kecil.
2. Cahaya di Hari Kiamat
Bekas wudhu akan bercahaya pada hari kiamat.
3. Dicintai Allah
Allah mencintai orang yang bersuci.
4. Membuka Pintu Surga
Orang yang membaca doa setelah wudhu akan dibukakan delapan pintu surga.
HAL-HAL YANG MEMBATALKAN WUDHU
1. Keluar Sesuatu dari Qubul dan Dubur
Contoh:
- Kencing
- Buang air besar
- Kentut
2. Tidur Nyenyak
Hilang kesadaran membatalkan wudhu.
3. Hilang Akal
Karena:
- Mabuk
- Pingsan
- Gila
4. Menyentuh Kemaluan
Dengan telapak tangan tanpa penghalang menurut sebagian ulama.
5. Bersentuhan dengan Lawan Jenis
Menurut sebagian mazhab.
6. Murtad
Keluar dari Islam membatalkan seluruh amal ibadah.
7. Junub
Wajib mandi besar.
KESALAHAN YANG SERING TERJADI SAAT BERWUDHU
1. Tidak Meratakan Air
Masih ada bagian kulit yang kering.
2. Terburu-buru
Tidak sempurna membasuh anggota wudhu.
3. Tidak Tertib
Mendahulukan yang seharusnya diakhirkan.
4. Boros Air
Islam melarang berlebihan memakai air.
5. Tidak Membaca Niat
ADAB BERWUDHU
- Menghadap kiblat
- Tidak berbicara berlebihan
- Menggunakan air secukupnya
- Dilakukan dengan tenang
- Mengharap ridha Allah SWT
HIKMAH DAN MANFAAT WUDHU
1. Membersihkan Tubuh
Air membersihkan kotoran dan debu.
2. Menenangkan Jiwa
Wudhu memberi ketenangan hati.
3. Menjaga Kesehatan
Membasuh anggota tubuh membantu menjaga kebersihan.
4. Melatih Disiplin
Karena dilakukan sebelum ibadah.
5. Mendekatkan Diri kepada Allah
Wudhu adalah bentuk ketaatan.
PENUTUP
Wudhu merupakan ibadah penting yang menjadi syarat sah sholat. Karena itu, setiap muslim wajib memahami tata cara wudhu yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Dengan menjaga kesucian melalui wudhu, seorang muslim tidak hanya membersihkan tubuhnya, tetapi juga membersihkan hati dan jiwanya dari dosa serta kesalahan.
Melaksanakan wudhu dengan benar, tertib, khusyuk, dan penuh keikhlasan akan mendatangkan banyak keutamaan serta pahala dari Allah SWT. Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang senantiasa menjaga kesucian, memperbaiki ibadah, dan mendapatkan ridha Allah SWT.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.
Komentar
Posting Komentar