STUDI TENTANG GEDUNG TERTINGGI DI DUNIA BERDASARKAN TINGGI ARSITEKTURAL PER DESEMBER 2024 Sebuah Tinjauan Global Mengenai Dominasi Arsitektur Supertinggi, Inovasi Rekayasa Konstruksi, dan Identitas Kota Modern Dunia Oleh: Penata Muda Tk. I Sonny Maramis Mingkid Aparatur Sipil Negara (ASN) Mabes Polri
Catatan Penyempurnaan
Penulis: Penata Muda Tk. I Sonny Maramis Mingkid, Aparatur Sipil Negara (ASN) Mabes Polri
Infografik tersebut membahas gedung-gedung tertinggi di dunia berdasarkan tinggi arsitektural dalam meter, dengan acuan data per Desember 2024. Secara umum, daftar ini menggambarkan dominasi gedung supertinggi di kawasan Asia dan Timur Tengah, terutama Tiongkok, Uni Emirat Arab, Malaysia, Arab Saudi, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Vietnam, Rusia, dan Amerika Serikat.
Gedung tertinggi di dunia masih ditempati oleh Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, dengan tinggi 828 meter. Gedung ini menjadi ikon arsitektur modern dunia karena melampaui seluruh pencakar langit lain secara signifikan. Di posisi kedua terdapat Merdeka 118 di Kuala Lumpur, Malaysia, setinggi 679 meter, yang menjadi simbol kemajuan pembangunan kawasan Asia Tenggara. Posisi ketiga ditempati Shanghai Tower di Tiongkok dengan tinggi 632 meter, sebagai salah satu simbol kekuatan ekonomi dan teknologi perkotaan Tiongkok.
Berikut versi catatan yang lebih rapi dan akurat:
-
Burj Khalifa — Uni Emirat Arab — 828 meter
Burj Khalifa merupakan gedung tertinggi di dunia. Gedung ini menjadi landmark global Dubai dan menunjukkan kemampuan rekayasa modern dalam membangun struktur vertikal berskala ekstrem. -
Merdeka 118 — Malaysia — 679 meter
Merdeka 118 adalah gedung tertinggi di Malaysia dan Asia Tenggara. Kehadirannya memperkuat posisi Kuala Lumpur sebagai pusat bisnis, keuangan, dan pariwisata modern. -
Shanghai Tower — Tiongkok — 632 meter
Shanghai Tower adalah gedung tertinggi di Tiongkok. Desain spiralnya dirancang untuk mengurangi tekanan angin dan meningkatkan efisiensi energi. -
Makkah Clock Royal Tower — Arab Saudi — 601 meter
Gedung ini berada di dekat Masjidil Haram, Makkah. Selain berfungsi sebagai hotel dan kompleks komersial, menara jamnya menjadi salah satu yang terbesar di dunia. -
Ping An Finance Center — Tiongkok — 599 meter
Terletak di Shenzhen, gedung ini menjadi simbol pusat keuangan modern Tiongkok dan termasuk salah satu pencakar langit paling tinggi di kawasan Asia. -
Lotte World Tower — Korea Selatan — 555 meter
Gedung tertinggi di Korea Selatan ini berada di Seoul dan menjadi ikon kemajuan arsitektur, teknologi, dan pariwisata Korea Selatan. -
One World Trade Center — Amerika Serikat — 541 meter
Gedung ini berdiri di New York dan memiliki nilai simbolis yang sangat kuat sebagai pengganti World Trade Center lama. Tingginya juga mencerminkan angka simbolik 1.776 kaki, merujuk pada tahun kemerdekaan Amerika Serikat. -
Guangzhou CTF Finance Centre — Tiongkok — 530 meter
Gedung ini berada di Guangzhou dan menjadi pusat aktivitas bisnis, hotel, perkantoran, serta komersial. -
Tianjin CTF Finance Centre — Tiongkok — 530 meter
Gedung ini memiliki tinggi yang sama dengan Guangzhou CTF Finance Centre, yaitu 530 meter, dan menjadi salah satu ikon kota Tianjin. -
CITIC Tower — Tiongkok — 528 meter
Catatan penting: pada infografik tertulis 538 meter, tetapi data yang umum digunakan untuk CITIC Tower adalah 528 meter. Gedung ini berada di Beijing dan dikenal juga sebagai China Zun. -
Taipei 101 — Taiwan — 508 meter
Pernah menjadi gedung tertinggi di dunia sebelum Burj Khalifa. Taipei 101 terkenal karena sistem peredam massanya yang membantu menjaga stabilitas bangunan saat angin kencang dan gempa. -
Shanghai World Financial Center — Tiongkok — 492 meter
Gedung ini dikenal dengan bentuk puncaknya yang khas dan menjadi bagian penting dari skyline kawasan Pudong, Shanghai. -
International Commerce Centre — Hong Kong — 484 meter
Gedung ini merupakan salah satu pusat komersial utama Hong Kong dan menjadi simbol kawasan bisnis modern di kota tersebut. -
Wuhan Greenland Center — Tiongkok — 476 meter
Gedung ini berada di Wuhan dan termasuk dalam jajaran gedung supertinggi Tiongkok. -
Central Park Tower — Amerika Serikat — 472 meter
Terletak di New York, gedung ini dikenal sebagai salah satu gedung hunian tertinggi di dunia. -
Lakhta Center — Rusia — 462 meter
Berada di Saint Petersburg, Lakhta Center adalah gedung tertinggi di Rusia dan Eropa. -
Vincom Landmark 81 — Vietnam — 461 meter
Gedung ini berada di Ho Chi Minh City dan menjadi simbol kemajuan ekonomi serta urbanisasi Vietnam. -
The Exchange 106 — Malaysia — 454 meter
Terletak di Kuala Lumpur, gedung ini merupakan bagian dari kawasan keuangan modern Malaysia. -
Changsha IFS Tower T1 — Tiongkok — 452 meter
Gedung ini berada di Changsha dan berfungsi sebagai pusat perkantoran, komersial, serta aktivitas bisnis.
Kesimpulan:
Daftar ini menunjukkan bahwa pembangunan gedung tertinggi dunia saat ini didominasi oleh kawasan Asia, terutama Tiongkok. Faktor utama yang mendorong pembangunan gedung supertinggi adalah pertumbuhan ekonomi, kebutuhan ruang di kota besar, prestise nasional, kemajuan teknologi konstruksi, dan simbol identitas kota. Gedung-gedung tersebut bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga lambang kemajuan peradaban, kekuatan ekonomi, dan kemampuan teknologi suatu negara.
Catatan koreksi:
Infografik cukup informatif, tetapi terdapat kemungkinan kekeliruan pada angka CITIC Tower, yang seharusnya umum dicatat sekitar 528 meter, bukan 538 meter. Selain itu, jika menggunakan standar resmi CTBUH, urutan gedung perlu disusun ulang secara hati-hati berdasarkan tinggi arsitektural terbaru.
Komentar
Posting Komentar