15 Negara Tertua di DuniavPenulis: Penata Muda Tk. I Sonny Maramis Mingkid Aparatur Sipil Negara (ASN) Mabes Polri

15 Negara Tertua di Dunia

Penulis: Penata Muda Tk. I Sonny Maramis Mingkid
Aparatur Sipil Negara (ASN) Mabes Polri

Pendahuluan

Daftar “negara tertua di dunia” harus dipahami dengan hati-hati, karena istilah negara dapat memiliki beberapa arti. Ada negara modern yang berdiri berdasarkan konstitusi dan pengakuan internasional, ada kerajaan kuno, ada peradaban, dan ada wilayah budaya yang terus berkembang hingga menjadi negara saat ini.

Karena itu, daftar dalam gambar perlu disempurnakan. Beberapa tanggal di dalamnya lebih tepat disebut sebagai awal peradaban, awal kerajaan, atau awal identitas budaya, bukan selalu tanggal berdirinya negara modern. Misalnya, Iran memang memiliki akar peradaban sangat tua melalui Elam dan Persia, Mesir melalui peradaban Nil, India melalui Lembah Indus, dan Tiongkok melalui dinasti-dinasti awal. Namun negara modern Iran, Mesir, India, dan Tiongkok tentu terbentuk jauh lebih baru.

Penjelasan Inti

Negara tertua dapat dinilai dari tiga pendekatan utama. Pertama, berdasarkan peradaban kuno, yaitu masyarakat yang sudah memiliki kota, pemerintahan, tulisan, agama, perdagangan, dan struktur sosial. Kedua, berdasarkan kerajaan atau dinasti awal yang pernah berkuasa di wilayah tersebut. Ketiga, berdasarkan kesinambungan politik negara modern, yaitu apakah bentuk negara sekarang masih memiliki hubungan sejarah langsung dengan masa lalu.

Dengan pendekatan tersebut, beberapa negara memang memiliki akar sejarah sangat tua, tetapi urutan pastinya dapat berbeda tergantung kriteria yang dipakai.

1. Iran

Iran termasuk wilayah dengan sejarah peradaban paling tua di dunia. Akar sejarah Iran sering dikaitkan dengan Peradaban Elam yang berkembang di wilayah barat daya Iran, terutama sekitar Khuzestan. Elam telah muncul sejak milenium ke-4 sebelum Masehi dan menjadi salah satu pusat kebudayaan besar di kawasan Asia Barat.

Selain Elam, sejarah Iran juga sangat kuat melalui Kekaisaran Media, Akhemeniyah, Parthia, dan Sasaniyah. Kekaisaran Akhemeniyah, yang berkembang sejak abad ke-6 SM, menjadi salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah dunia. Karena itu, Iran lebih tepat disebut sebagai salah satu wilayah berperadaban tertua, bukan semata-mata “negara modern tertua”.

2. Mesir

Mesir memiliki salah satu sejarah kenegaraan paling tua dan paling jelas di dunia. Penyatuan Mesir Hulu dan Mesir Hilir secara tradisional dikaitkan dengan Raja Narmer sekitar 3100 SM. Sejak saat itu, Mesir berkembang menjadi kerajaan besar dengan sistem pemerintahan, tulisan hieroglif, agama, pertanian irigasi, arsitektur monumental, dan administrasi negara yang maju.

Mesir Kuno merupakan contoh kuat negara awal karena memiliki penguasa pusat, birokrasi, wilayah, penduduk, hukum, serta simbol kekuasaan yang jelas. Oleh sebab itu, Mesir sering disebut sebagai salah satu negara tertua dalam arti sistem kerajaan terpusat.

3. Vietnam

Vietnam memiliki akar sejarah kuno yang sering dikaitkan dengan kerajaan Văn Lang, yang menurut tradisi dipimpin oleh para Raja Hùng. Tahun 2879 SM sering disebut dalam sumber tradisional Vietnam, tetapi angka ini lebih bersifat legenda dan identitas budaya daripada bukti sejarah modern yang sepenuhnya pasti.

Secara historis, wilayah Vietnam berkembang melalui kebudayaan Đông Sơn, kerajaan-kerajaan awal, pengaruh Tiongkok, dan perjuangan panjang membangun identitas nasional. Vietnam layak disebut bangsa dengan akar sejarah tua, tetapi tanggal 2879 SM perlu diberi catatan bahwa itu berasal dari tradisi legendaris.

4. India

India memiliki akar sejarah sangat tua melalui Peradaban Lembah Indus atau Harappa-Mohenjo Daro yang berkembang sekitar 2600–1900 SM. Peradaban ini menunjukkan kota-kota terencana, sistem drainase, perdagangan, seni, dan struktur sosial yang maju.

Namun India sebagai negara modern baru merdeka pada tahun 1947. Jadi, apabila menyebut India sebagai salah satu yang tertua, maksud yang paling tepat adalah India sebagai pusat peradaban kuno, bukan negara modern sejak 2500 SM.

5. Tiongkok

Tiongkok memiliki sejarah panjang melalui dinasti-dinasti awal seperti Xia, Shang, dan Zhou. Dinasti Xia sering disebut sekitar 2070 SM, tetapi keberadaannya masih banyak diperdebatkan karena bukti sejarahnya tidak sekuat Dinasti Shang. Dinasti Shang, sekitar 1600 SM, memiliki bukti arkeologis dan tulisan yang lebih kuat.

Keistimewaan Tiongkok adalah kesinambungan peradaban, tulisan, budaya, birokrasi, dan konsep negara yang berlangsung sangat panjang. Karena itu, Tiongkok sering dipandang sebagai salah satu peradaban berkelanjutan tertua di dunia.

6. Yunani

Yunani memiliki akar dari Peradaban Minoa di Kreta sekitar 2000–1450 SM dan Peradaban Mycenaea sekitar 1600–1100 SM. Setelah itu berkembang negara-kota seperti Athena, Sparta, Korintus, dan Thebes.

Namun Yunani kuno bukan satu negara tunggal seperti negara modern saat ini. Ia lebih berupa kumpulan polis atau negara-kota. Walaupun demikian, pengaruh Yunani terhadap filsafat, demokrasi, hukum, seni, ilmu pengetahuan, dan politik dunia sangat besar.

7. Etiopia

Etiopia memiliki akar sejarah tua melalui Kerajaan D’mt sekitar milenium pertama SM dan kemudian Kerajaan Aksum yang berkembang menjadi kekuatan besar di Afrika Timur. Aksum dikenal sebagai pusat perdagangan, kekristenan awal, dan peradaban yang maju.

Etiopia juga unik karena memiliki kesinambungan kerajaan dan identitas nasional yang kuat. Negara ini termasuk salah satu bangsa tertua di Afrika yang mampu mempertahankan identitasnya dalam waktu sangat panjang.

8. Jepang

Jepang sering dikaitkan dengan pendirian legendaris oleh Kaisar Jimmu pada 660 SM. Namun tanggal ini berasal dari tradisi mitologis Jepang, bukan bukti sejarah modern yang sepenuhnya dapat diverifikasi.

Secara historis, pembentukan negara Jepang lebih jelas terlihat pada periode Yamato, sekitar abad ke-3 hingga ke-7 Masehi. Jepang memiliki salah satu monarki tertua yang masih bertahan hingga sekarang, yaitu kekaisaran Jepang.

9. San Marino

San Marino sering disebut sebagai republik tertua di dunia yang masih bertahan. Menurut tradisi, San Marino didirikan pada tahun 301 M oleh Santo Marinus. Keistimewaan San Marino adalah kesinambungan lembaga republiknya yang sangat panjang.

Berbeda dari negara-negara lain yang dinilai berdasarkan peradaban kuno, San Marino lebih kuat disebut tua dalam arti negara republik yang masih eksis sampai sekarang.

10. Indonesia

Indonesia memiliki akar sejarah sangat tua melalui berbagai kerajaan Nusantara, seperti Kutai di Kalimantan Timur sekitar abad ke-4 M, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram Kuno, Majapahit, hingga kerajaan-kerajaan Islam.

Namun Republik Indonesia sebagai negara modern lahir pada 17 Agustus 1945. Jadi, penyebutan Indonesia sebagai negara tua harus dijelaskan sebagai wilayah dengan sejarah kerajaan dan peradaban kuno, bukan negara modern sejak 400 M.

11. Prancis

Prancis sering dikaitkan dengan Kerajaan Franka Barat melalui Perjanjian Verdun tahun 843 M. Dari kerajaan inilah identitas Prancis perlahan berkembang. Selanjutnya Prancis menjadi kerajaan besar, lalu republik modern setelah Revolusi Prancis.

Prancis bukan peradaban tertua, tetapi termasuk negara Eropa dengan akar politik dan identitas nasional yang sangat tua.

12. Portugal

Portugal berdiri sebagai kerajaan pada tahun 1139 dan diakui secara resmi melalui Perjanjian Zamora tahun 1143. Portugal termasuk salah satu negara Eropa dengan batas wilayah yang relatif stabil dalam waktu sangat panjang.

Portugal kemudian menjadi kekuatan maritim besar dunia pada abad ke-15 dan ke-16.

13. Thailand

Thailand memiliki akar sejarah melalui Kerajaan Sukhothai yang berdiri sekitar tahun 1238 M. Sukhothai sering dianggap sebagai awal negara Thai. Setelah itu muncul Ayutthaya, Thonburi, dan Rattanakosin.

Thailand memiliki kesinambungan monarki dan budaya yang kuat. Negara ini juga terkenal sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara yang tidak pernah secara resmi dijajah oleh kekuatan Barat.

14. Inggris

Inggris sebagai kerajaan sering dikaitkan dengan penyatuan kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon pada abad ke-10, terutama sekitar tahun 927 M di bawah Raja Æthelstan. Namun Inggris modern kemudian berkembang menjadi bagian dari Britania Raya.

Catatan penting: bendera dalam gambar adalah Union Jack, yaitu bendera Britania Raya, bukan khusus bendera Inggris. Bendera Inggris adalah Salib St. George berwarna merah di atas dasar putih.

15. Italia

Italia memiliki akar sejarah sangat tua melalui Kota Roma yang menurut tradisi didirikan pada 753 SM. Roma kemudian berkembang menjadi Republik Romawi dan Kekaisaran Romawi, salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah dunia.

Namun Italia sebagai negara modern baru bersatu pada tahun 1861. Jadi, Italia dalam daftar ini lebih tepat disebut sebagai wilayah dengan akar peradaban Romawi, bukan negara modern sejak 753 SM.

Kesimpulan

Daftar dalam gambar dapat digunakan sebagai bahan edukasi, tetapi harus diberi penjelasan ilmiah agar tidak menyesatkan. Banyak tanggal yang tercantum bukan tanggal berdirinya negara modern, melainkan awal peradaban, kerajaan, tradisi legenda, atau pusat kebudayaan.

“15 Negara Modern dengan Akar Peradaban, Kerajaan, atau Identitas Politik Tertua di Dunia.”

Dengan judul tersebut, daftar menjadi lebih tepat, adil, dan ilmiah. Negara seperti Iran, Mesir, India, Tiongkok, Yunani, dan Italia unggul dalam aspek peradaban kuno. San Marino unggul sebagai republik tertua yang masih bertahan. Jepang unggul dalam kesinambungan monarki. Indonesia memiliki akar kerajaan Nusantara yang tua, tetapi sebagai negara modern lahir pada 1945.

Ditulis dan disusun oleh:
Penata Muda Tk. I Sonny Maramis Mingkid
Aparatur Sipil Negara (ASN) Mabes Polri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tonggak Sejarah Baru: PNS Polda Sumbar Raih Pangkat Pembina Utama Muda Setara Kombes Pol

Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Penguji Surat Izin Mengemudi (SIM) dalam Kerangka RUNK Jalan, RPJMN, dan Visi Indonesia Emas 2045

Kota Manado sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.