Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Berkomitmen Aktif Mewujudkan Perdamaian di Gaza



Catatan Sonny Maramis Mingkid

Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Berkomitmen Aktif Mewujudkan Perdamaian di Gaza

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen kuat dan konsisten bangsa Indonesia untuk berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian yang adil, menyeluruh, dan berkelanjutan di Gaza dan Palestina. Komitmen tersebut merupakan wujud nyata dari amanat konstitusi serta cerminan jati diri Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian dunia.

Presiden menekankan bahwa sejak awal kemerdekaannya, Indonesia secara tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk penjajahan, sebagaimana tertuang secara eksplisit dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menyatakan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Oleh karena itu, sikap Indonesia terhadap Palestina dan Gaza bukanlah sikap yang bersifat situasional, melainkan prinsip ideologis dan konstitusional yang tidak berubah.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa konflik berkepanjangan di Gaza telah menimbulkan krisis kemanusiaan yang sangat serius, dengan korban terbesar adalah warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak. Situasi ini tidak dapat dibiarkan terus berlangsung. Dunia internasional dituntut untuk tidak bersikap diam, melainkan mengambil langkah nyata demi menghentikan penderitaan kemanusiaan.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap dan akan terus:

  • Mendorong terwujudnya gencatan senjata permanen, sebagai langkah awal yang mutlak diperlukan untuk menghentikan eskalasi kekerasan dan membuka ruang dialog damai.
  • Mengoptimalkan diplomasi internasional Indonesia melalui PBB, OKI, Gerakan Non-Blok, serta forum-forum multilateral dan bilateral, guna membangun konsensus global bagi penyelesaian konflik Palestina.
  • Memberikan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan, termasuk bantuan medis, pangan, dan dukungan pemulihan pascakonflik, sebagai wujud solidaritas bangsa Indonesia terhadap rakyat Gaza.
  • Mendukung secara konsisten solusi dua negara (two-state solution) berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB, sebagai satu-satunya jalan yang adil dan realistis untuk menciptakan perdamaian jangka panjang.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin menjadi penonton dalam konflik ini. Indonesia memilih untuk menjadi bagian dari solusi, dengan mengedepankan pendekatan dialog, diplomasi damai, dan penghormatan terhadap hukum internasional serta hak asasi manusia.

Komitmen Indonesia ini juga sejalan dengan peran strategis Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, sekaligus negara demokrasi yang aktif mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih adil dan beradab. Presiden Prabowo menekankan bahwa solidaritas terhadap Palestina adalah panggilan nurani bangsa Indonesia, yang melampaui kepentingan politik sempit dan bersandar pada nilai kemanusiaan universal.


Rumusan Bahasa Pidato Presiden Republik Indonesia

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya.

Saudara-saudara sekalian,

Sejak bangsa Indonesia merdeka, para pendiri bangsa telah meletakkan satu prinsip yang sangat jelas dan tegas, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Prinsip inilah yang sampai hari ini terus menjadi pegangan Indonesia dalam bersikap dan bertindak di dunia internasional.

Atas dasar itulah, Indonesia secara konsisten dan tanpa ragu menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina, termasuk saudara-saudara kita di Gaza, untuk memperoleh hak-haknya yang sah sebagai sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Situasi kemanusiaan di Gaza saat ini adalah situasi yang tidak dapat kita terima dengan akal sehat dan nurani kemanusiaan. Ribuan warga sipil menjadi korban. Perempuan dan anak-anak menderita. Fasilitas kemanusiaan hancur. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang harus segera dihentikan.

Indonesia menyerukan dengan tegas pentingnya gencatan senjata permanen. Kekerasan harus dihentikan. Darah harus berhenti mengalir. Tanpa gencatan senjata, tidak akan ada dialog, dan tanpa dialog, tidak akan ada perdamaian.

Indonesia siap untuk terus mengambil peran aktif melalui diplomasi internasional, melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerja Sama Islam, dan berbagai forum dunia lainnya. Indonesia juga akan terus menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas nyata, bukan sekadar pernyataan.

Kami meyakini bahwa solusi dua negara, sesuai dengan resolusi-resolusi PBB dan hukum internasional, adalah satu-satunya jalan yang adil dan realistis untuk mewujudkan perdamaian yang langgeng di kawasan tersebut.

Indonesia tidak mencari keuntungan politik. Indonesia hanya berdiri pada satu hal, yaitu keadilan dan kemanusiaan. Kami ingin dunia yang lebih damai, dunia yang lebih adil, dan dunia di mana setiap bangsa, besar atau kecil, memiliki hak yang sama untuk hidup merdeka dan bermartabat.

Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina. Indonesia akan terus menyuarakan keadilan. Dan Indonesia akan terus bekerja untuk perdamaian dunia.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tonggak Sejarah Baru: PNS Polda Sumbar Raih Pangkat Pembina Utama Muda Setara Kombes Pol

Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Penguji Surat Izin Mengemudi (SIM) dalam Kerangka RUNK Jalan, RPJMN, dan Visi Indonesia Emas 2045

Kota Manado sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.